Bahaya Memakai VPN
July 22, 2019
Add Comment
Mastomin - Virtual Private Network
alias VPN adalah sebuah koneksi antarjaringan yang bersifat pribadi, dilakukan
melalui jaringan publik dan memungkinkan pertukaran sumber daya secara privat.
VPN seringkali dikatakan lebih aman dibanding koneksi internet biasa. Namun
jangan salah, faktanya ada beberapa bahaya yang bisa ditimbulkan saat kamu
menggunakan VPN gratis. Apa sajakah Bahaya Memkai VPN?
Jika dianalogikan secara
mudah, VPN ini sama hanya seperti firewall pada komputer kamu. Di mana VPN
diklaim bakal melindungi aktivitas online yang kamu lakukan. Di Google Play
maupun App Store, saat ini terdapat berbagai aplikasi yang menawarkan jaringan
VPN secara gratis untuk para penggunanya. Walaupun dilengkapi dengan fitur yang
cukup esensial, ternyata VPN gratis juga menyimpan beberapa bahaya seperti
berikut ini :
1.
Penjualan Data
Salah satu bahaya yang
menanti kalian ketika menggunakan VPN gratis adalah resiko penjualan data
secara ilegal. Namun, untuk pengguna VPN berbayar rasanya nggak perlu khawatir.
Pasalnya, penyedia layanan ini umumnya memiliki aturan lebih ketat dibanding
pengguna VPN gratis.
2.
Penggunaan IP Sebagai Network Endpoint
Saat menggunakan VPN, pernah
nggak kamu merasakan internet kamu menjadi agak lambat? Hal ini memang menjadi
bahaya VPN gratis lainnya, di mana para penyedia layanan ternyata membatasi
besaran data yang bisa kamu gunakan.
3.
Resiko Serangan Man In the Middle
Kamu yang menggunakan VPN
gratis juga berisiko terkena serangan Man In the Middle, yakni suatu serangan
terhadap sistem komputer yang saling berkomunikasi satu sama lain. Salah satu
dari metode serangan hacker paling mematikan ini memiliki konsep di mana hacker
berada di tengah jalur komunikasi. Terutama untuk membaca, membajak, dan
mencuri data atau bahkan menyisipkannya dengan malware, geng.
4.
Kebocoran Data dan Alamat IP
Kebocoran data dan alamat IP
memang menjadi isu yang paling krusial saat kamu menggunakan layanan VPN
gratis, geng. Bahkan, studi CSIRO
menyatakan bahwa sekitar 84% VPN gratis membuka IPv6 pengguna secara gamblang. Bukan
hanya itu, 60% di antaranya pula membocorkan permintaan DNS, sehingga membuat
histori penjelajahan dan lokasi browser terbuka. Tentu sudah jelas apa
akibatnya, kan? Ya, serangan malware dan hacker bakal jadi ancaman.
5.
Serangan Adware
Memang kamu bisa pakai
secara gratis, tapi tentu ada bayaran lain yang mesti kamu terima, yakni
serangan adware alias iklan yang cukup mengganggu. Kembali dilansir dari
VPNMentor, kebanyakan aplikasi VPN gratis bakal menampilkan iklan yang berasal
dari pihak ketiga. Tidak hanya itu, aplikasi VPN juga membagikan data dan
kebiasaan berinternet kamu kepada pihak ketiga tersebut, loh. Bukan hanya iklan
yang mengganggu saja, adware yang tampil pun terkadang membuat koneksi internet
melambat atau mengarahkanmu ke situs yang berbahaya.
6.
Terkontaminasi Malware Berbahaya
Selain adware, isu keamanan
akan kontaminasi malware juga banyak dibahas kalangan pengguna VPN gratis.
Menurut studi yang sama, setidaknya ada beberapa penyedia VPN gratis yang
disinyalir terkontaminasi malware, seperti Betternet, SuperVPN, dan CrossVPN.
7.
Lacak Aktivitas Online
Masih melansir dari studi
VPNMentor, setidaknya ada 72% VPN gratis yang rupanya memasang tracker untuk
melacak aktivitas pengguna dan kemungkinan dibagikan pada pihak ketiga. Ketika
data-data tersebut selesai dikumpulkan, data aktivitas diberikan ke pengiklan
untuk memasang iklan tertarget kepada pengguna.
Itulah dia sejumlah kumpulan
bahaya menggunakan VPN gratisan yang mengintai kamu setiap waktunya. Pesan
Jaka, pakailah layanan VPN dengan bijak, ketahui risikonya, dan jangan lupa
pilih layanan VPN gratis yang terpercaya serta memiliki reputasi yang baik.

0 Response to "Bahaya Memakai VPN"
Post a Comment